Pages

Popular Posts Minggu ini

Latest Post

PKS, Bersabarlah!

Written By PKS Padang Panjang on Saturday, April 19, 2014 | 10:26


By: Nandang Burhanudin

Hasil Pemilu yang cukup mengesankan, namun ketiadaan tokoh yang bisa dijual pada pilpres 2014, membuat parpol berbasis massa Islam tersipu. Di satu sisi, menjadi faktor penentu. Di sisi lain harus siap-siap kembali tertipu.

Nampaknya, peta politik Indonesia tidak lagi membenturkan partai nasionalis dengan partai agamis. Platform partai yang bersifat ideologis, menjadi jualan tak laku. Rakyat menunggu implementasi nyata dan hasil perjuangan. Rakyat tutup mata akan perliku korup pejabatnya.

PKS, partai yang mengedepankan pelayanan, sepatutnya menjadikan kondisi ini sebagai momentum untuk fokus pada pelayanan. 3 Gubernur sentral, belasan bupati-walikota, sepatutnya bersabar untuk tidak "meributkan" pilpres 2014. Mengapa? Seperti pepatah Arab, likulli marhalah rijaaluhaa

Fase 2014-2019 bukan milik PKS. Biarkan Jokowi atau Prabowo atau ARB yang berperan. Saya yakin, PKS dengan ide-ide besarnya, masih memiliki kesempatan untuk merebut kepemimpinan nasional di 2019. Saat itu semua pemimpin parpol sudah telanjang bulat. Tak ada lagi aurat ketidakberdayaan yang mampu ditutupi.

Lihatlah ketidakmampuan Jokohok saat memimpin Jakarta. Sebelum redup, PDIP langsung menarik Jokowi ke level nasional. Tanpa mampu meninggalkan jejak positif, selain korupsi bus Transjakarta, dll. Andaipun PDIP menang di Jakarta, itu lebih disebabkan perilaku golput kalangan umat Islam yang "jengah" dan menghukum parpol berbasis Islam maupun nasionalis, atas ketidakberdayaan memberdayakan Jakarta.

Di titik ini, kesabaran itu penting. Menurut hemat saya, Aher jangan dulu diorbitkan ke level nasional. Keberuntungan memenangkan 2 kali pilgub di Jabar, lebih disebabkan faktor x. Aher ada baiknya fokus merealisasikan apa yang tidak mampu direalisasikan Jokowi. Dengarlah suara-suara kritis di PR FM atau media Jabar. Semua berharap, Aher jangan mengikuti Jokowi. Tipe yang digambarkan berhidung panjang, culas, dan minus karya.

Nampaknya, sabar bahwa al-waqtu minal-`ilaaj (waktu bagian dari solusi) adalah kebijakan yang harus ditempuh saat ini. Sabar yang diinternalisasi dalam penguatan di internal kader. Plus penguatan khidmat (pelayanan). Sabar untuk tidak menghabiskan seluruh energi dalam kampanye yang mahal dan boros. Wallahu A'lam.

"Partai yang Getol Tolak Dana Saksi, Ternyata Paling Curang" by @Fahrihamzah



Pantesan ada partai paling getol nolak dana saksi...dialah yg hari ini paling curang....masak 1+6+5=165.

Aktivitas beli suara partai itu memang gila dan memang lubangnya adalah ketiadaan saksi lengkap.

Kesepakatan #BelanjaSuara oleh #PartaiCurang rupanya sudah dirancang sejak awal....saksi adalah pintunya.

Apa akibat kalau saksi tidak lengkap?

Jika TPS saksinya tidak lengkap maka tidak semua partai merasa poses pemilu ada yang jaga...

Ketika kartu suara dihitung sebelum di coblos...ketika DPT di absen dan dibaca ulang...

Semua proses detail pemilu di TPS memiliki lubang yang mengharuskan penerimaan semua peserta.

Lubang akhirnya adalah penghitungan suara dan tabulasinya. Semua memerlukan saksi.

Bayangkan kalau saksinya tidak ada? Siapa yang menjamin keabsahannya?

Kenapa lubang tidak ditutup saja dari awal?


*Twit @Fahrihamzah (18/4/2014)

PKS Siap Tampung Aspirasi Ormas Islam Soal Koalisi


Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyatakan kesiapannya untuk mendengar aspirasi organisasi masyarakat (Ormas) Islam terhadap partainya jelang Pilpres 2014 nanti.

Presiden PKS, Anis Matta mengatakan partainya siap menampung aspirasi Ormas Islam untuk menghadapi Pilpres nanti.

"Kita sebagai partai politik, saya ingin mendengarkan aspirasi ormas Islam, seperti apa aspirasinya dengan perolehan suara partai islam yang meningkat," kata Anis, di kediaman Ratna Hasyim Ning, di Jl. Cikini Raya No. 24, Jakarta Pusat, Kamis (17/4/2014).

Apakah siap bersatu dengan partai Islam di Pilpres 2014? Anis mengatakan, partainya siap mendengarkan masukan dari tokoh-tokoh Islam.

"Saya mendengarkan dulu aspirasinya seperti apa," tukasnya.

Meski demikian, Anis enggan memberikan kepastian soal koalisi di Pilpres nanti. Menurutnya, PKS baru memutuskan koalisi setelah perhitungan suara di Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Kalau soal koalisi, kita masih fokus perolehan suara," tambah Anis. (inilah)

"Mereka Yang Masih Terjaga"


*by ustadz @Syukri_W 


Untuk Para Saksi PKS....

Hari-harimu ….kini terasa semakin berat, wajahmu memucat jelas pertanda kurangnya darah mengalir ke arah wajahmu.

Luapan kantukmu berkali-kali, tetaplah tidak berhasil merayu matamu untuk terpejam.

Bengkoknya tulang punggungmu belumlah mampu menyeret badanmu ke atas empuknya pembaringan.

Saudaraku, ku tahu dirimu lelah, ku tahu badanmu kuyuh, ku tahu matamu sendu, ku tahu hatimu keluh, Biarlah itu semua menjadi zikir amalmu...

Saudaraku….yang sedang terjaga disana, tidak perlu kau lukiskan perasaanmu sekarang, karena tubuhmu sudah mengatakannya kepadaku..

Kini rasa lelahmu menjadi “lelah” mengejar dirimu. Lukamu kini tak berasa lagi mengalirkan darah yang tak berwarna.

Bagaikan cerita yang tak bersuara, tangisanmu ada didalam ketawa menjadi deretan syair cinta & kini rasa bosan telah pamit menjauhimu..

Saudaraku yang sedang berdiri tegap disana. Tidak perlu kau katakan semuanya apa yang sedang kau alami kepadaku..

Karena ada yang paling tepat untuk mendengarkan apa yang kau rasakan semuanya dari diriku, yaitu Allah SWT..

Dialah yang mampu mendengar semua kata yang tak kau ucapkan, Dialah yang bisa melihat semua ‘amal yg engkau kerjakan..

Karena sebab Dirinyalah engkau selalu sigap terjaga disana, dan kami sesama saudaramu hanya berharap dari hati yang dalam...

Agar kedua matamu itu, adalah mata yang dilindungi Allah SWT dari panasnya api neraka karena senantiasa terjaga di jalan Allah SWT..

Pengakuan Saksi PDIP: "Makanannya Apa Orang PKS ini?"


Jarum jam menunjuk pukul 20.00 WIB (Selasa, 15 April 2014) saat pleno penghitungan suara pemilu/pemilukada pertama kali digelar di PPK Tanjung Senang, Bandar Lampung.

Pukul 02.00 WIB, saksi-saksi lain sudah terkantuk-kantuk, sedangkan 3 saksi dari PKS yaitu Zoni Fauzi, Rachmadi, dan Mulyanto masih seksama mengawal penghitungan. Pk. 02.30 dini hari penghitungan sepakat ditunda hingga Rabu (16/04) pk. 09.00 WIB.

Paginya, ketiga saksi PKS hadir ke PPK tepat sesuai kesepakatan. Rupanya oleh PPK penghitungan ditunda lagi pk. 19.30 WIB.

Malam itu semua saksi partai hadir. Tiba-tiba secara sepihak oleh PPK penghitungan kembali ditunda menjadi Kamis (17/04) pk. 10.00 WIB. Bahkan sempat terjadi kericuhan antara saksi dan petugas PPK akibat penundaan yang terjadi berulangkali tsb.

Nelson, saksi dari PDIP menyatakan bahwa dirinya maupun saksi dari partai lain sangat mengandalkan para saksi dari PKS.

"Kamorang (kalian, red.) itu datanya lengkap. Gua salut. Gak di TPS, PPS sampai PPK nongkrongin terus, gak pada tidur. Padahal saksi lain tidur, lo orang malah melotot. Makanannya apa lo orang ini?" ujar Nelson.

Ketua DPC PKS Tanjung Senang Rachmadi - yang juga menjadi saksi PPK - dkk saksi PKS tertawa, "Banyak-banyak dzikir sama istighfar aja, Bang."

Di tingkat PPK Tanjung Senang, memang saksi PKS pula yang menggagalkan percobaan penggelembungan suara untuk caleg DPR maupun DPD RI berdasarkan data C1 dan D1 yang mereka miliki.

*by @dettife 

'Koalisi Cikini' Bikin Panik


KOK KAMU SEWOT SIH...???

Yang nasionalis berkoalisi sesama nasionalis, ga ada yang sewot. Yang nasionalis berkoalisi dengan liberal, ga ada yang bawel.

Yang nasionalis berkoalisi dengan syiah dan ahmadiyah, ga ada yang uring-uringan. Yang juara korupsi koalisi dengan maling BLBI, ga apa-apa.

Tapi anehnya kini, di saat parpol Islam baru berniat koalisi, kenapa hampir semua tiba-tiba menjadi sewot, bawel dan uring-uringan?

Parpol Islam sebagai pemilik amanah suara ummat yang lumayan banyak kok diributin wacana koalisi mereka? UU membolehkan, kenapa pengamat meradang?

Suara seluruh parpol Islam jika digabungkan sudah mencukupi syarat yang ditentukan UU untuk mengajukan capres sendiri. Anehnya, kok diributin?

Sementara parpol nasionalis yang suaranya sangat kurang untuk mengajukan capres, kok ga dibawelin? Parpol yang didatangi asing, kok didiemin?

Jangan panik gitu dong. Cukup nikmati aja pertunjukan! Kalo ente sebagai pemain, mainkan strategi ente! Kalo ente sebagai pengamat, cukup nonton aja!

Biarkan Parpol Islam menjalankan rencananya. Seperti ente membiarkan parpol nasionalis menjalankan rencananya. Cukup mainkan aja peran ente!

Dari sini kita ke sana, dari Cikini kita ke Istana. ‪#‎KoalisiCikini‬ ‪


*by Muhammad Natsir
 
http://www.pkspiyungan.org/2014/04/koalisi-cikini-bikin-panik.html

Real Count PKS | Perolehan Kursi PKS Tertinggi Diantara Parpol Islam


PKS hari ini bikin arus sendiri ... menjaga suara yg telah diamanahkan kpd PKS. sekuat tenaga dipertahankan kader2nya di seluruh Indonesia.

Cara PKS menjaga amanah dr suara yg telah diamanahkan cukup berlapis ... mulai dr mengerahkan kader2nya utk jd saksi.

Kegigihan saksi2 PKS membuat Indonesia tau terjadi penggelembungan suara dimana2 secara massif.

Ada saksi PKS di bogor yg meninggal saat berjuang mempertahankan amanah ini..

Selain saksi yg lengkap, bahkan sampai hari ini masih bertarung di kecamatan, PKS juga siap dg Sistem Tabulasi Nasional nya.

PKS jadi satu2nya partai yg melakukan realcount dg menggunakan perangkat IT.

PKS satu2nya partai yg dg data realcount nya sdh punya data lengkap jumlah kursi yg di dapat.

Bahkan PKS adalah satu2nya institusi yg memanfaatkan IT utk perhitungan real count ... KPU pun tidak

Mulai 2 hari lalu, seluruh (struktur PKS) Indonesia mulai menginput data dari hasil pleno kecamatan ... alhamdulillah PKS sudah pegang data ini.

Data Tabulasi Nasional nya DPP PKS menerima input dari sms utk mendapatkan data cepat perolehan seluruh partai secara nasional.

Untuk data perolehan partai berikut data detil perolehan masing2 caleg dari seluruh partai menggunakan input XLS dan Scanning.

Input sms, xls atau scanner mengirimkan data, baik yg dari basis TPS, PPS , PPK atau KPUD ... semua dinput dikirim ke DPP.

Selesai perhitungan di TPS, PPS atau PPK saksi2 PKS langsung mengirim data ke tabulasi nasional utk data perolehan total partai.

Utk data detil caleg ... form C1 di entri ke xls atau dipindahkan ke form C1 IT nya PKS kemudian discan, data langsung masuk ke DPP.

Alhamdulillah, dr Pusat Tabulasi Nasional DPP PKS, perolehan kursi PKS masih tertinggi di antara seluruh partai Islam.

Perolehan Kursi PKS di atas PKB, PAN, PPP.

Jumlah kursi PKB kenapa lebih kecil dr PKS meski suara lebih besar? krn suara PKB terkonsentrasi di jawa timur ... berebut kursi mahal (1 kursi butuh jumlah pemilih besar)

Sedangkan suara PKS tersebar merata (di Indonesia).. bahkan ada daerah2 baru yg PKS pecah telur ... meskipun ada daerah yg lepas kursi.

Insya Allah seluruh dapil Jabar PKS msh dapat kursi senayan.


*by @hafidz_ary 
('Penunggu' Pusat Tabulasi Nasional DPP PKS)
 
http://www.pkspiyungan.org/2014/04/perolehan-kursi-pks-tertinggi-diantara.html

Saksi PKS Kelurahan Sukajaya Nyaris Dibacok Orang Tak Dikenal

Written By PKS Padang Panjang on Friday, April 18, 2014 | 19:13

Abdi (baju bola warna biru) bersama salah satu caleg PKS.

PALEMBANG – Sekitar pukul 17.30 WIB terjadi tindakan intimidasi dan teror terhadap Abdi saksi PKS di PPS Kelurahan Sukajaya Kecamatan Sukarami Palembang (17/04).

Menurut penuturannya, kejadian berlangsung saat dia keluar dari PPS Sukajaya. Saat itu penghitungan rekap sedang dipending dan dia berpisah dengan temannya. Ketika sedang berjalan, kemudian Abdi didatangi oleh tiga orang yang tidak dikenal sambil mengendarai sepeda motor. Tiba-tiba saja salah seorang langsung mencoba membacok. Untungnya, bacokan tersebut hanya mengenai tas dan pelaku langsung kabur. Akibatnya, tas, baju dan celana korban robek.

Secara terpisah, Muhammad Ridwan Ketua Advokasi TPPW PKS Sumsel mengatakan bahwa kejadian tersebut kemungkinan buntut dari penghitungan suara.

“Kelurahan Sukajaya ini daerah rawan kecurangan yang memang jadi perhatian saksi kita, selain itu kemungkinan besar pelaku mengincar form C1 yang dibawa saksi PKS,” ungkap Ridwan yang juga Sekretaris DPD PKS Palembang ini.

Saat ini, peristiwa tersebut telah dilaporkan ke pihak kepolisian. Sedangkan Abdi, setelah kejadian percobaan pembacokan kemarin langsung dievakuasi. DPW PKS sendiri menginstruksikan pengetatan pengamanan kepada seluruh saksi. [pkssumsel]

PKS Bahas Koalisi Indonesia Raya ke Majelis Syuro


JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan membawa wacana pembentukan koalisi parpol Islam ke Majelis Syuro PKS. Pasalnya dari hasil pertemuan dengan parpol dan ormas Islam sudah ada gagasan untuk menyatukan kekuatan di pilpres.

"Tujuan saya ke sini adalah untuk menyerap aspirasi dan aspirasi ini insya Allah saya sampaikan ke majelis syuro," ujat Presiden PKS Anis Matta, Kamis (17/04/2014) malam.

Menurutnya, dengan hasil perolehan sementara pileg, kekuatan parpol Islam sudah menunjukkan angka signifikan untuk berkoalisi. Namun hal itu masih akan dibahas lebih lanjut dengan semua elemen baik parpol maupun ormas.

"Ini pertemuan pendahuluan. Ormas Islam minta partai Islam bersatu. Belum ada ide spesifik," imbuhnya.

Anis mengatakan melihat perjalanan politik selama 15 tahun, parpol Islam selalu bersama-sama dalam pemerintahan. Dari fakta itu banyak kalangan Islam yang mendorong agar parpol Islam menjadi membentuk kekuatan baru di 2014.

Untuk itu, semua gagasan itu akan ditindaklanjuti semuan parpol Islam dengan melakukan kajian dan pembahasan terkait kemungkinan itu.

"Yang dicari adalah format koalisi baru, supaya partai Islam bisa bersatu. Kita akan terus jalani. Ini kan aspirasi umat. Kami kan mendapat dukungan umat," tandasnya.

Sebelumnya, Ketua MPP DPP PAN Amien Rais menyebut kekuatan koalisi baru yang akan dibentuk oleh parpol Islam adalah koalisi Indonesia Raya.

Dalam koalisi itu nantinnya parpol Islam tidak akan jalan sendiri tetapi melibatkan parpol nasionalis untuk bersama-sama bertarung di Pilpres 2014. [inilah]

Amien Rais Tegaskan Partai Islam Sepakat Berkoalisi


Jakarta (ANTARA News) - Ketua Majelis Pertimbangan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais mengatakan partai Islam sepakat mengambil peluang berkoalisi dengan terlebih dulu bersama-sama membicarakan hal tersebut ditataran internal masing-masing.

"Jadi saya dengar sendiri tadi teman-teman parpol Islam, ada PKB, PKS, PAN, PBB, PPP, ulama NU, dewan dakwah dan MUI, mau bekerja sama berkoalisi, namun akan dibicarakan di internal dulu," kata Amien Rais, seusai menghadiri pertemuan tokoh ormas dan pemimpin partai Islam di Cikini, Jakarta, Kamis malam.

Menurut Amien Rais, dalam pertemuan tersebut seluruh pimpinan partai Islam bertukar pikiran dan informasi mengenai peluang koalisi.

Meskipun demikian, kata Amien, dirinya mengusulkan koalisi itu diistilahkan Koalisi Indonesia Raya, dengan tidak terpaku pada gabungan poros tengah belaka, tetapi juga menarik kekuatan partai nasionalis.

"Seperti yang saya katakan, tidak mungkin tanpa kekuatan lain. Kekuatan lain itu adalah partai nasionalis, dan ini yang masih tanda tanya," papar Amien.

Amien menekankan dalam pertemuan tersebut, belum ada kesepakatan atas tokoh yang akan diusung menjadi capres maupun cawapres. Pertemuan itu, kata Amien, masih akan berlanjut secara bertahap.

Sementara itu, Presiden PKS Anis Matta mengatakan pertemuan itu baru sebatas menyamakan persepsi partai-partai dan tokoh Islam. Anis mengatakan akan membawa hasil pertemuan itu kepada Majelis Syuro PKS untuk diambil keputusan.

"Pemilu kan jadwalnya jelas, santai saja," kata Anis Matta seusai pertemuan itu.

Anis mengungkapkan target yang ingin dicapai dalam pertemuan itu adalah memikirkan kemungkinan partai Islam mempunyai capres sendiri.

Selain itu menurut dia, pada prinsipnya partai Islam sejak reformasi tidak pernah pisah, dan selalu ada di koalisi pemerintahan. Sehingga pertemuan itu ingin memastikan partai Islam tetap berada di pemerintahan ke depan.

"Partai Islam selalu di koalisi sejak poros tengah dicetuskan sampai sekarang. Jadi yang dicari sekarang ini adalah format koalisi baru yang memungkinkan partai Islam seluruhnya insya Allah tetap akan ada di pemerintahan," kata Anis Matta. (antara)

Almuzzammil: Koalisi Partai Islam Mampu Mengarahkan Konstelasi Politik Nasional

Anggota Majelis Syuro PKS, Almuzzammil Yusuf merekam banyak respon positif tokoh parpol Islam, ulama, dan ormas Islam dalam menyambut wacana koalisi partai Islam dalam mengusung capres dan cawapres pada Pilpres 2014.  Walaupun ada juga pihak yang bernada pesimis.

“Yang harus dipahami dari ide koalisi partai Islam ini adalah merubah peran partai-partai Islam dari sekedar penumpang yang diperebutkan oleh kendaraan/partai nasionalis menjadi sebaliknya. Yaitu, partai-partai Islam berubah menjadi kendaraan besar yang mengarahkan konstelasi politik nasional.” Jelas Wakil Ketua Komisi III DPR ini di Jakarta, 17/4/2014.

Menurut Muzzammil, jika partai Islam terpecah-pecah tak ubah seperti penumpang yang diperebutkan oleh pengemudi dan kondektur.

“Sebaliknya jika kita bersatu maka kita sebagai pengemudi kendaraan besar dapat menawarkan program keumatan dan kebangsaan secara seimbang dan utuh beserta pelaku utamanya baik sebagai capres atau cawapres kepada partai nasionalis.” Paparnya.

Dalam pandangan politisi senior PKS asal Lampung ini, fenomena kenaikan perolehan suara partai-partai Islam menunjukan dukungan masyarakat tidak sepi kepada partai-partai Islam.

“Angka diatas 30% suara Pileg 2014 dari kelima partai Islam bukanlah jumlah yang kecil. Saatnya momentum ini diambil oleh pimpinan partai Islam dan didukung oleh ormas-ormas Islam dengan jaringannya menyebar di seluruh Indonesia.” Tuturnya.

Di luar hitungan politis di atas, kata Muzzammil, pimpinan partai Islam perlu melihat koalisi ini dari keberkahan konsep berjamaah.

“Bukankah kita diajarkan sholat berjamaah yang nilainya 27 kali lipat daripada sholat sendiri. Demikian pula halnya dengan strategi koalisi partai Islam secara berjamaah.” Katanya.

Untuk itu, Muzzammil meminta kepada pimpinan partai Islam agar tidak memandang sebelah mata terhadap kekuatan umat dan jangan apriori terhadap wacana ini.

“Bismillah,jalan kan saja dulu. Kita sudah menyaksikan beberapa fenomena Pilkada yang dimenangkan calon tertentu tanpa diduga sebelumnya. Itulah bukti, tidak ada yang mustahil dalam politik. Fenomena itu juga bisa berlaku dalam Pilpres 2014.” Ujarnya.
 [PKSPiyungan]

Tanggapan Anis Matta Bersatunya Parpol Islam 'Koalisi Cikini'


Pertemuan antara tokoh-tokoh Islam dengan para politisi dari partai berbasis Islam di Cikini, Jakarta Pusat, tadi malam (malam Jumat, 17/4/2014) disambut antusias PKS.

Ada empat parpol yang mengikuti pertemuan 'Koalisi Cikini'. PAN diwakili Amien Rais selaku Ketua Majelis Pertimbangan Partai dan sekretarisnya, Azwar Abubakar. PKB mengutus bendahara umumnya, Bahruddin Nashori. PPP diwakili salah satu fungsionarisnya, Muchdi PR. Dan PKS dihadiri langsung Presidennya, Anis Matta, beserta tokoh senior PKS Hidayat Nurwahid dan Fahri Hamzah.

Bagaimana tanggapan Anis Matta atas 'Koalisi Cikini'? Berikut kami kutip dari twit @anismatta usai menghadiri pertemuan antar tokoh dan parpol Islam ini:

- Terima kasih kpd Forum Koalisi Politik Islam atas inisiatif mengadakan pertemuan ini..

- Sebenarnya partai2 Islam selalu ada dlm koalisi pemerintahan sejak reformasi sampai skrg..

- Peningkatan suara partai2 Islam skrg memang menjungkirbalikkan ramalan semua lembaga survei..

- Jadi tugas politik partai2 Islam skrg adalah melanjutkan kebersamaan yg terbangun dlm 15 thn terakhir..

- Tujuannya adalah mendapatkan posisi politik yg lbh kuat agar amanah suara yg meningkat ini bisa kita tunaikan utk kepentingan umat..

http://www.pkspiyungan.org/2014/04/tanggapan-anis-matta-bersatunya-parpol.html

"Pertemuan Cikini" by @Fahrihamzah


Tokoh-tokoh Islam dan para politisi dari partai berbasis Islam bertemu di Cikini, Jakarta Pusat, tadi malam (malam Jumat, 17/4/2014).

Ada empat parpol yang mengikuti pertemuan 'Koalisi Cikini'. PAN diwakili Amien Rais selaku Ketua Majelis Pertimbangan Partai dan sekretarisnya, Azwar Abubakar. PKB mengutus bendahara umumnya, Bahruddin Nashori. PPP diwakili salah satu fungsionarisnya, Muchdi PR. Dan PKS dihadiri langsung Presidennya, Anis Matta, beserta tokoh senior PKS Hidayat Nurwahid dan Fahri Hamzah.

Berikut tanggapan Fahri Hamzah usai pertemuan Cikini.

Twit @Fahrihamzah
(17/4/2014)

Saya ingin twit sedikit soal pertemuan tadi. Yang menurut saya adalah #ForumOrmasIslam memberi masukan.

Jadi itu adalah undangan kepada kami partai2 Islam dan berbasis Islam. #ForumOrmasIslam

Undangan yang mulai yang kami hadiri dengan baik dan hanya @anismatta yang ketua umum. (parpol lain mengutus wakilnya, bukan ketumnya).

Nuansa pembicaraan adalah pertama, kekecewaan dan protes kepada lembaga survey.

Rupanya mereka selama ini sakit hati oleh prediksi seolah partai Islam akan tamat di pemilu 2014 ini. #ForumOrmasIslam

Dan mereka senang juga bahwa ternyata prediksi itu meleset total. Tak terbendung ekspresi kegembiraannya. #ForumOrmasIslam

Kedua, mereka ikut senang dan bangga karena ternyata partai Islam ini suaranya naik. #ForumOrmasIslam

Bayangkan kegembiraan dari dugaan partai Islam hilang menjadi sekitar sekitar 35% +PBB.

Belum dihitung kursi yang bisa jumlahnya lebih besar dari jumlah % suara.

Ketiga, melihat keberhasilan itu, #ForumOrmasIslam mengusulkan agar partai Islam bersatu.

Usulnya memang sampai pada tingkat agar partai Islam memiliki pasangan calon sendiri. #ForumOrmasIslam

Ada juga yang mengusulkan agar partai lain diajak gabung sebagai calong wakil dan partai Islam memimpin. #ForumOrmasIslam

Inilah garis besar usulan dan saran serta nasehat #ForumOrmasIslam malam ini di Cikini.

Kami merasa ini adalah nasehat orang tua atas anak-anak mereka yang sedang berjuang. #ForumOrmasIslam

Kami tentu sangat mendengar aspirasi ini. Dan kami tentu akan memikirkan dengan seksama. #ForumOrmasIslam

Bagi PKS, koalisi memang harus dimulai dari percakapan yang substantif. Tentang format kita. #ForumOrmasIslam

PKS tidak mau terjebak simbolik semata. Kita harus mulai masuk substansi. #ForumOrmasIslam

Substansinya adalah pemerintahan. Ideologinya sudah selesai. Kita semua bersandar pada Pancasila. #ForumOrmasIslam

Format jaminan akan pemerintahan yang Efektif lah yang harus menjadi topik bicara kita. #ForumOrmasIslam

Orang2 kita letakkan kemudian setelah konsep kita matang. Janji kampanye lahir di sini. #ForumOrmasIslam

Demikianlah sebuah upaya serius sedang dijalankan sebagai ikhtiar agar Indonesia tetap Indah. #ForumOrmasIslam

Kami ucapkan terima kasih kepada #ForumOrmasIslam

Kecurangan Sangat Parah, PKS Laporkan Penggelembungan Suara di Bangkalan


Penggelembungan Sampai Ribuan Suara terhadap 6 Partai Terjadi Di Bangkalan, Tim Saksi dan Caleg PKS Resmi mengajukan Laporan Kecurangan.

Berdasarkan perhitungan saksi dari PKS terkait hasil rekapitulasi suara di 36 TPS di Dapil VI, Desa Banyuajuh Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan. Terindikasi kuat telah terjadi pengelembungan suara pada hasil suara 6 partai yang jumlahnya mencapai ribuan suara. Data lengkap bisa dilihat dalam tabel dibawah ini

Penggelembungan Suara di tingkat DPRD Kabupaten Bangkalan


Penggelembungan Suara di tingkat DPRD Propinsi Jawa Timur


Penggelembungan Suara di tingkat DPR RI Pusat


Dari data ini sangat kuat diindikasikan telah terjadi transaksi Jual beli Suara sehingga dugaan Penggelembungan suara ini sudah dilaporkan tim saksi dan caleg PKS ke Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Kamal dan juga  sudah diteruskan ke Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten (Panwaslu) Bangkalan.


*Humas DPD PKS Bangkalan

Beberapa berita terkait penggelembungan suara diatas bisa dilihat di link dibawah ini.
- https://id.berita.yahoo.com/ditemukan-penggelembungan-suara-parpol-parpol-besar-di-bangkalan-105257015.html
- http://mediamadura.com/sejumlah-caleg-meminta-penghitungan-suara-dihentikan/
- http://www.tribunnews.com/pemilu-2014/2014/04/12/ditemukan-penggelembungan-suara-parpol-parpol-besar-di-bangkalan
 
 
http://www.pkspiyungan.org/2014/04/kecurangan-sangat-parah-pks-laporkan.html

Di Kabupaten Terpencil Ini, PKS Menang 3 Kali Berturut


Hulu Sungai Selatan (HSS) sebuah Kabupaten Kecil di tengah Pulau Kalimantan, tepatnya di Provinsi Kalimantan Selatan namun memiliki arti besar bagi Keluarga Besar PKS. Di tengah badai PKS menang Pilkada di kabupaten ini, dan di tengah gemuruh makian PKS juara tuk ketiga kalinya di pileg 9 April kemarin.

Keluarga Besar PKS HSS, Kader dan seluruh pengurus serta simpatisan patut mengucapkan syukur Alhamdulillah karena dalam Pemilu 2014 ini mereka mampu menciptakan Hattrick sebagai Pemenang Pemilu.

Pada Pemilu 2004 dan 2009 secara berturut-turut PKS Kabupaten Hulu Sungai Selatan merupakan Partai Nomor 1, Partai Pemenang Pemilu sekaligus menempatkan kadernya sebagai Ketua DPRD. Kemenangan ini berlanjut pada Pemilu 2014 kali ini.

2014 ini PKS berhasil menempatkan 6 orang sebagai Anggota Dewan dari 30 kursi yang tersedia. Hal ini meningkat dari Pemilu Tahun 2009 yang mana hanya bisa menempatkan 5 orang Anggota Dewan dari 30 kursi. Sedangkan pada Tahun 2004 PKS Kabupaten Hulu Sungai Selatan pernah mencatat sejarah dengan menempatkan 7 orang Anggota Dewan dari 25 kursi yang ada.

Secara historis Kabupaten Hulu Sungai Selatan merupakan salah satu basis perjuangan kemerdekaan rakyat Kalimantan ketika melawan penjajahan, gerilya dari hutan ke hutan, dan sejarah mencatat sampai sekarang bahwa perjuangan dan napas pengorbanan tumbuh subur di Kabupaten ini.

Bahkan pada Jum’at - Sabtu 30-31 Agustus 2013 yang lalu Presiden PKS, Anis Matta, Lc, melakukan kunjungan khusus ke daerah ini untuk bertemu dengan para ulama, tokoh dan masyarakat serta Silaturrahmi dengan  jajaran pemerintahan  Kabupaten Hulu Sungai Selatan bersama dengan tokoh-tokoh masyarakat. Anis Matta, Lc didampingi oleh Habib Aboe Bakar Al Habsyi, yang merupakan anggota DPR RI dari daerah pemilihan ini.

Pemilu 2014 ini merupakan salah satu Pemilu yang berat tapi penuh berkah bagi PKS, di tengah badai serta serangan dari segala penjuru akhirnya menghasilkan posisi suara yang lumayan merata antar partai. PKS HSS menjadi juara dengan memperoleh 6 kursi, lalu diikuti Partai Golkar dengan 5 kursi, dan Nasdem juga 5 kursi, serta sisanya di partai-partai lain. (Amrullah Aviv/kompasiana)


*Foto: Anis Matta, Lc bersama Bupati HSS, Ketua DPRD dan jajaran Muspida HSS.

KIPRAH KADER

KABAR DUNIA ISLAM

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | PKS PIYUNGAN
Copyright © 2011. PKS Kota Padang Panjang - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger